Kelantan & Terengganu trip 2009
Kalau ada yang belum pernah tahu tentang Kelantan, tapi pernah melihat postcard dari Malaysia dengan foto pasar yg diambil dari tampak atas. Nah, itu adalah pasar paling terkenal di seluruh Malaysia. pasar Siti Khadijah ini berlokasi di Kota Bharu (ibu kota Kelantan). Setelah lama direncana akhirnya kesampaian juga untuk road trip ke pantai timur (east coast) semenanjung Malaysia. Biasanya jalan2 ke pantai timur hanya sampai ke negri bagian Pahang dikarenakan sudah adanya akses jalan tol sehingga waktu di jalan hanya 2.5 jam.
Tapi perjalanan ke Kelantan dan Terengganu bisa dibilang road trip beneran, karena belum adanya akses jalan tol dari Kuala Lumpur. Kelantan dan Terengganu dapat dikatakan sebagai negri bagian 'melayu" nya Malaysia, karena komposisi ras melayu lebih banyak dibandingkan ras lainnya. dan juga dikarenakan partai yang memimpin di negri bagian tsb adalah partai Islam.
Nuansa islam terlihat disana, salah satunya adalah petunjuk jalan dan papan informasi (signage) hampir semuanya dual language alias dua bahasa, bahasa melayu dan bahasa/abjad Jawi. Bahasa jawi ini cukup unik buat kita2, jadi sepanjang jalan kita liatin satu2 sambil coba baca.
Bahasa jawi adalah abjad Arab gundul tapi dengan pembacaan sesuai bahasa melayu. jadi misal ini MUZIUM PERANG diatasnya ada tulisan arab, nah itu bukan terjemahaan /translate musium perang ke bhs arab tapi tulisan musium perang di abjad-in arab. Bahkan TESCO (hypermarket) aja di JAWI-in :)
Tambahan lagi, hari libur di kedua negri bagian ini bukan sabtu dan minggu melainkan hari Jum'at.
Ada 2 rute perjalanan dari Kuala Lumpur ke Kota bharu, pertama melalui jalan tol sampi ke pahang terus menyusuri pantai timur ke terengganu dan Kota Bharu. Kedua rute yg nga terlalu populer tapi disarankan oleh Google map, yaitu melalui Bentong-Kuala lipis-Gua musang. Beda kedua rute ini sekitar 200 km lebih dekat rute yg kedua.
Awalnya agak ragu untuk melalui rute kedua ini karena takut kondisi jalannya ga bagus, tapi atas saran temen yg asli orang Kota Bharu, akhirnya kita nekad aja pake rute ini.
Ternyata kita nga salah pilih, walaupun rutenya lewat kota2 kecil tapi kondisi jalannya bagus , bahkan untuk beberapa ruas jalan, cukup lebar dan tidak ada yg bolong2. perjalanan dari KL ke kota bharu memakan waktu 7 jam.
Besoknya kita langsung berkelana ke beberapa obyek wisata seperti pasar Siti khadijah, yang merupakan pasar paling seksi sedunia karena penjual nya perempuan semua. Penjual laki2 biasanya hanya ada di lantai 2 dan menjual kue2, tapi untuk sayur mayur semua penjual perempuan:)
Pasar ini berbentuk segi enam dengan Ruang terbuka di tengah pasar. Membuat tampilan pasar ini fotogenik untuk difoto.
Setelah itu lanjut ke Wat Pothivan yg ada patung Sleeping budha terbesar nomor 2 sedunia, karena no 1 nya ada di Thailand. dikarenakan kedekatan antara kota Bharu dengan perbatasan Thailand, Temple budha juga cukup banyak di sana. Tapi yang paling terkenal memang Wat Photivan.
Wat Photivan terletak di batu empat, sekitar 30 menit dari kota Bharu.
Sore hari, jalan-jalan ke pantai cahaya bulan(PCB). sebenarnya sayang juga ya pantai ini walaupun bersih tapi tidak disarankan untuk main air, karena kondisi pantai nya yg curam. Di sepanjang pantai banyak penjual layang2 berukuran besar, nah ini hiburan yang paling bagus dari pantai ini, karena anginnya cukup mendukung , main layang-layang juga gampang sekali, tidak perlu jago2 banget ,pakai layangan yg besar pun langsung bisa terbang ke angkasa.
Namanya pantai nga asik kalo nga ada tukang jajanan. Cemilan yang popluer di PCB namanya colek, berupa goreng2an segala macem dari baso, sosis, udang, ikan. nanti setelah kita pilih2 si penjual akan potong2 gorengan itu kemudian digoreng lagi supaya garing. dimakan dg saus cabai.
Karena disini Hukum islamnya cukup kuat, tidak ada pusat hiburan malam kaya pub, club. diskotik :) walaupun begitu bukan berarti orang kota bharu tidak suka kegiatan malam. Terutama malam libur yaitu malam rabu dan jum'at, biasanya mereka nongkrong2 di pinggir sungai yg ada warung makan atau restoran. dan banyak pula yang membawa keluarga bahkan anak kecil. Sampai kaget liat anak kecil masih ikut nongkrong2 sampai jam 1 malam.
Besok paginya kita siap2 ke Terengganu, nah ini artinya kita pulang ke KL memakai Rute pilihan pertama, Kota Bharu-Terengganu- Pahang masuk east coast Highway-KL.
Di kuala Terengganu kita nginap 1 malam. dari Kota bharu ke Kuala Terengganu sekitar 2,5 jam. Di Kuala terangganu objek wisata yg terkenal adalah floating mosque, sebenernya mesjidnya nga bener2 mengapung, tapi karena dibangun diatas danau jadi ada kesan terapung. Adalagi objek wisata baru yaitu Taman tamandun Islam (Islamic Civilization Park) di taman ada miniatur2 mesjid2 terkenal dari seluruh dunia. walaupun namanya miniatur ukurannya tetap aja sebesar rumah tipe 90 :) Yang menarik kalo datang ke taman ini pas waktu maghrib atau menjelang malam adalah mesjid kristal, nah kalo yg ini bukan miniatur tapi mesjid beneran. mesjid yg dibuat dari aluminium jadi ketika terkena cahaya lampu terlihat melang meling seperti kristal.
Pantai yang terkenal adalah pantai batu burok. sebenarnya pantai2 di daerah pantai timur malaysia terkenal bersih dan bagus jadi untuk main air enak. Yang nga enak kurang ada fasilitas olah raga air.
Oh ya oleh2 yg terkenal di Kuala terengganu, adalah lekor dan keropok. lekor mirip2 otak2 goreng karena dibuat dari adonan ikan dan sagu. disajikan dengan cara digoreng. sedangkan keropok adalah kerupuk yg dibuat dari lekor yg dipotong tipis lalu dijemur kering. Pasar payang terkenal banyak menjual segala macam lekor dan keropok.
Hari terakir kita langsung pulang ke KL karena persiapan perjalanan panjang. perjalanan dari kuala terengganu jam 9 pagi tiba di KL pukul 5 sore.
Source: http://dwhy.multiply.com/photos
:)Dyah
hotels, transportation, accomodation, travel, culinary, indonesia
