Review Pulau Sabang

Minggu kemarin sekalian melaksanakan tugas saya berkesempatan untuk menikmati keindahan alam pulau Sabang. Sebenarnya bukan kali ini saja saya ke pulau tersebut, namun setelah bencana Tsunami di akhir tahun 2004 baru kali ini lagi saya memiliki cukup waktu untuk berkeliling pulau. Pulau ini memiliki keindahan alam yang luar biasa, namun sayangnya kurang terekspos. Biasalah bangsa kita... Andaikan di setiap bandara internasional ada brosur yang menceritakan semua tujuan wisata di Indonesia lengkap dengan spesifikasi, akomodasi, transportasi menuju ke sana, atau bahkan paket tour yang tersedia maka negara kita akan kebanjiran wisatawan.


Berikut adalah beberapa tempat yang menurut saya menarik untuk dikunjungi : 

1. Iboih Village, atau Kampung Iboih (dibaca Ibus).
Ini adalah sebuah pantai yang dapat ditempuh dengan 50 menit perjalanan dari kota Sabang. Daerah ini terkenal dengan wisata taman lautnya yang penuh dengan aneka biota laut aneka warna. Sayang sepertinya bencana di akhir tahun 2004 agak sedikit merusak keindahan taman laut. Banyak tumbuhan laut yang sudah mati dan berantakan diterjang ombak. Namun masih cukup indah untuk dinikmati baik dengan snorkling atau diving yang peralatannya dapat dengan mudah disewa di pinggir pantai. Bagi yang tidak bisa berenang jangan khawatir karena kapal kaca seperti yang ada di Bunaken siap mengantar kita berkeliling. Dari pantai ini juga kita bisa menyewa perahu untuk menyebrang dan berjalan keliling pulau Rubiah. Pulau ini hanya dekat saja jaraknya, pada kesempatan ini saya berenang menyebrang dan hanya membutuhkan 15 menit.

2. Pulau Rubiah.
Pulau ini adalah makam putri Rubiah yang menurut legenda harus mengasingkan diri ke pulau kecil ini karena menikah dengan lelaki non bangsawan. Taman laut sendiri menurut legenda adalah perhiasan sang putri yang dibuang ke laut sebelum beliau mengasingkan diri. Makam putri dan suaminya dapat ditemui di pulau ini, panjang makamnya melebihi ukuran manusia normal. Selain dari itu pulau ini cukup unik untuk dikunjungi. 

3. Nol kilometer.
Selain pantai ada tempat menarik untuk dikunjungi. Sedari kecil kita sering bernyanyi lagu dari Sabang sampai Merauke, nah inilah saatnya kita melihat di mana titik nol kilo berada. Sayang tugu di lokasi ini sudah tak begitu terawat. Mungkin terabaikan saat operasi pemulihan keamanan. 

4. Pantai Gapang
Pantai dengan pasir putih bersih yang memiliki wilayah dangkal cukup panjang sehingga cukup aman dan nyaman jika berkunjung dengan keluarga. 

5. Pantai Anoi Hitam
Artinya adalah tanah hitam. Sesuai dengan namanya maka pasir pantai di daerah ini berwarna hitam. Daya tarik utama bagi saya pribadi pada lokasi ini adalah sisa peninggalan Jepang berupa benteng benteng pertahanan. Ada sebuah spot favorit yaitu tebing karang yang di atasnya ada sisa benteng dan di sekelilingnya ditumbuhi rumput jepang (kebetulan?) . Pemandangan di atas maupun pemandangan yang kita dapat dari atas sangat indah, kalau matahari bersinar terang maka dari atas kita bisa melihat sampai dengan dasar laut. 

Demikian laporan jalan jalan ke pulau Sabang. Sayang saya nggak bisa share akomodasi karena dinas saya memiliki Fasilitas mandiri. Yang saya tahu ada sebuah hotel yang cukup bagus di tepi pantai. Namanya Sabang Hills, terletak di atas bukit dengan view ke laut yang pas sehingga anda dapat menyaksikan sunset dengan sempurna. 

Salam,
Wisnu Wijayanto

 

hotels, transportation, accomodation, travel, culinary, indonesia


 

Related Titles

Banner
Advertorial