Baso Pak Kumis

Sumpah, sepertinya saya sering melihat kedai baso dengan nama Baso Pak Kumis. Entah memang ada pertalian saudara dalam kumis di antara mereka, atau kebetulan semata yang tak disengaja. Kumis memang atribut umum yang bisa dimiliki pria manapun, dan bisa dijadikan merk dagang yang bisa diklaim pedagang apa pun.


Baso Pak Kumis yang saya kunjungi ini letaknya agak tersembunyi dari jalan raya. Lokasinya, kalau dari arah Pasar Pondok Labu Jakarta, ke arah Cinere, maka di depan Universitas UPN Veteran, ambil jalur lurus, bukan ke arah yang ke Cinere. Setelah dua kali belokan, akan tampak lokasinya di sebelah kanan jalan.

Baso urat Pak Kumis yang satu ini lumayan enak. Baso besarnya dicampur dengan potongan urat sapi, tanpa kumpulan daging diBaso Pak Kumis tengahnya. Sambalnya lumayan pedas, bahkan walau hanya dengan sesendok kecil sekalipun, bisa bikin keluar lidah api dari mulut kita.

Seporsi baso Pak Kumis dijual seharga tujuh ribu rupiah. Tak terlalu mahal tentunya. Tempat makannya juga tak terlalu sempit, tak seperti kedai baso kebanyakan. Katanya sih ada beberapa cabang Baso Pak Kumis yang lainnya. Cuma saya tak sempat bertanya lokasi cabang lainnya.

Selain menjual mie baso, ada juga mie ayam, atau bisa juga kombinasi keduanya, mie ayam campur baso. Atau baso ditambah mie ayam. Ya disesuaikan selera saja, lah.***

 

hotels, transportation, accomodation, travel, culinary, indonesia

 

 


 

Related Titles

Banner
Advertorial