Toge Bogor
Setiap kali ke Bogor, sebetulnya saya selalu teringat akan salah satu makanan khas kota ini, yaitu Togo Bogor. Setelah sekian tahun tak pernah mencicipi makanan itu, akhirnya pada liburan panjang Idul Fitri 1430 H, barulah saya sempatkan diri hunting makanan pedas tersebut.
Tujuan saya ke bogor hari itu sebetulnya untuk ganti buku tabungan BCA di bank BCA cabang Bogor yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda. Kebetulan tepat di seberang lokasi bank tersebut adalah pintu masuk ke Kebun Raya Bogor. Seingat saya justru di samping bank tersebut lah, di sebuah gang tepatnya, lokasi tempat berjualannya toge Bogor tersebut. Terakhir saya beli masih bisa seharga Rp. 2.500,-. Sekarang uang segitu dapet makanan apa, haha.
Di depan pintu masuk Kebun Raya tersebut terdapat beberapa penjual makanan. Saya pikir mungkin penjual togenya pindah ke lokasi tersebut. Dan memang benar ada penjual toge Bogor di situ. Hanya saja si penjual tak hanya berjualan toge, melainkan juga menjual ketoprak dan lontong. Jadi pasti ini bukan penjual toge yang sama yang sering saya beli sekitar lebih dari 10 tahun yang lalu itu.
Akhirnya saya memesan satu porsi, sambil mengamati para wisatawan yang hendak bertamasya di Kebun Raya Bogor. Porsi satu piring toge tersebut cukup lah, tak terlalu banyak tapi juga tak sedikit, walau seingat saya lebih sedikit dibanding toge langganan saya yang dulu. Bumbunya lumayan banyak, dan sambalnya sangat pedas. Sampai saya berkeringat banyak setelah selesai menyantapnya.
Setelah selesai, saya hanya harus membayar Rp. 9.000,- untuk sepiring toge dan sebotol Teh Botol. Jadi saya perkirakan satu porsi toge tersebut hanya seharga Rp. 7.000,-. Relatif murah tentunya. Akhirnya, penantian panjang untuk bisa makan toge Bogor pun terpenuhi sudah.
