Bakso/Rujak/Soto Mie Teraso Benhil
Saya cek entry di database, tampaknya rujak dan baksonya pernah dibahas tahun 2007 (pakai keyword 'rujak benhil' dan 'teraso benhil'. Mungkin ada baiknya saya update:
Lokasinya setelah pasar Benhil, mungkin 100-200 meteran, dekat RM Padang Surya, setelah gang-nya Gado-gado Bu Bambang (bukan yang di pasar), terus sebelum Benhil Gang 2. Karena parkir di sekitar penuh, kami parkir di depan Circle K yang bersebrangan dengan masjid besar (lupa namanya). Jadi, kami jalan balik ke arah pasar kira2 100 meteran. Warungnya sendiri sederhana, semua meja penuh pas waktu makan siang dan cukup panas.
Kami berlima pesan bakso (@15 ribu), soto mie (@12 ribu), sate padang (lupa harganya), rujak buah biasa @12 ribu (bukan serut atau bebeg), es jeruk, es kelapa, teh panas tawar.
Bakso-nya meaty dan guring, 1 besar dan 4 kecil, ditambah irisan kikil. Kaldu kuahnya cukup kental rasa sapinya, ditaburi seledri dan bawang goreng. Saya sendiri menambahkan satu sendok kecil saus cabenya yang ternyata sangat menggigit (Apakah karena yang punya orang Minang dan cabenya diimpor langsung dari sana?). Paduannya segar, gurih tapi tidak sampai eneg, cocok dengan selera saya.
Berikutnya ikut mencicipi soto mie yang disantap teman. Kuahnya bening, sedikit terlalu asin (menurut lidah saya), campuran isinya seperti biasa risoles, kol, irisan daging sapi yang bergajih sedikit dipinggir2nya, mie kuning dan tomat. Menurut saya rasanya biasa saja, tidak dalam kategori maknyus..
Rujaknya kami makan bersama2 satu porsi, satu porsi dibawa ke kantor. Buahnya lumayan bagus mutunya (harganya juga di atas rata2 hehehhe), ada jeruk bali, jambu klutuk merah, bengkoang, kendondong, mangga dan pepaya muda. Yang top adalah bumbunya dengan tingkat 'kepedasan' yang bisa dipilih: tidak pedas, sedang, pedas, sangat pedas. Kami pilih yang sedang. Oya bisa beli bumbunya saja, satu pincuk kecil 3 ribu.
Pada saat dihidangkan si bumbu ditaburi lagi dengan kacang tanah yang utuh. Menambah tekstur dan semangat saat mencuil dan melahapnya. Menurut teman yang dari sebrang, kemanisan bumbunya. Tapi sebagian besar dari kami cocok kadar keasaman, kekentalan, tapi memang agak royal gula merahnya.
Saya tidak sempat mencicipi sate padangnya, menurut teman, rasanya di atas rata2. Saya lihat potongan dagingnya cukup besar.
Warung juga menjual berbagai makanan lain seperti nasi goreng (banyak yang pesan), kwetiau, siomay, batagor, dll. Masaka padang tampaknya hanya sate padang (apakah rujaknya bisa digolongkan rujak Padang?). Minuman juga beragam: es teler, campur, kelapa, dll.
Cukup puas dengan outing kami. Kami berlima habis 130 ribuan.
Terima kasih atas perhatian rekan-rekan.
Salam,
Michelle
PS. Karena mutunya cukup bagus, buah2an rujak yang kami santap 4 jam setelah dibeli, masih 'garing', tidak berair.
